“ALIANSI GLOBAL”
ALIANSI MASKAPAI PENERBANGAN di DUNIA
Aliansi merupakan komitmen antar airline untuk mengejar kegiatan pemasaran bersama. Kadangkala aliansi diikuti dengan pertukaran saham antar airline yang bermitra, tetapi sering juga tanpa hal itu.
Terbentuknya suatu aliansi airlines dipicu oleh kebutuhan masing-masing airlines untuk mengembangkan network yang ada bersama airlines lain dalam rangka memenuhi demand yang semakin bertambah. Dalam hal ini, penumpang ingin menikmati penerbangan tanpa batas dan nyaman kesegala penjuru dunia. Sementara itu harus dipahami bahwa airlines tidak mungkin sepenuhnya mampu menyediakan network secara global tersebut. Harga yang harus dibayar terlalu mahal, oleh karena itu airlines mengambil langkah strategis untuk bermitra dengan airlines lain agar dapat memenuhi demand ini. Saat ini dikenal beberapa aliansi yang sangat kuat dan bersifat global antara lain Star Alliance, Skyteam & Oneworld
1. STAR
Star Alliance diluncurkan 14 Mei 1997, adalah sebuah aliansi maskapai penerbangan pertama, dan yang terbesar sampai saat ini dengan berbagai bentuk kerjasama.
· Integrasi program frequent flyer, di mana miles bisa didapat dan dipakai di seluruh anggota aliansi di tingkat yang sama.
· Pelanggan premiumnya memiliki akses ke seluruh lounge milik anggotanya di bandara.
· Koordinasi jadwal untuk memungkinkan penerbangan yang menyatu walaupun menggunakan beberapa maskapai dalam satu tiket.
· Harga khusus untuk perjalanan "keliling dunia" dan yang serupa dengan anggota menawarkan diskon dalam pemesanan perjalanan.
· Pelayanan konsumen diharmoniskan agar konsumen memiliki kesan yang konsisten.
· Kerjasama dalam hal pengembangan teknologi informasi.
Kerjasama erat ini menimbulkan kecurigaan tentang usaha-usaha anti persaingan. Star Alliance diinvestigasi oleh Uni Eropa sebagai penggabungan semu anggotanya. Spekulasi yang beredar adalah bahwa jika pemerintah mengizinkan, anggota Star Alliance akan bergabung ke dalam satu perusahaan. Pendirian Star Alliance kemudian mendorong munculnya aliansi lain seperti oneworld dan SkyTeam. Aliansi ini juga mengembangkan konsep regional pada 2004 untuk memasuki pasar melalui maskapai regional yang disponsori oleh anggota lain.
Sekarang, Star Alliance melayani 16.930 penerbangan per hari ke 842 bandara di 152 negara, setelah South African Airways dan Swiss International Air Lines bergabung awal April 2006 ditambah lagi US Airways yang bergabung dengan America West pada Mei 2005.
Star Alliance dipilih sebagai aliansi maskapai penerbangan terbaik pada World Airline Awards 2005 untuk kedua kalinya.
2. SKYTEAM
Aliansi SkyTeam adalah aliansi maskapai penerbangan terbesar kedua di dunia setelah Star Alliance dengan anggota sepuluh maskapai dari tiga benua. Keuntungan dan tujuan dari aliansi ini antara lain adalah kemudahan dalam program frequent flyer, penggunaan lounge di bandara, fasilitas check-in yang disatukan, dan kemudahan menyambung perjalanan antarmaskapai.
Menurut pembaca Global Traveler Magazine pada tahun 2005, SkyTeam adalah aliansi penerbangan terbaik di dunia.
3. ONEWORLD
oneworld adalah sebuah aliansi maskapai penerbangan terbesar ketiga di dunia setelah Star Alliance dan SkyTeam. Sebagaimana aliansi penerbangan lainnya, anggota oneworld bekerjasama dalam hal penjadwalan, pengurusan tiket, code sharing, program frequent flyer, dan penggunaan lounge bersama di bandara. Aliansi ini adalah yang pertama mendirikan sebuah manajemen terpusat di Vancouver, Kanada.
Sepuluh anggota oneworld melayani sekitar 700 tujuan di 150 negara, dengan 9000 penerbangan per hari. Di tahun 2004, oneworld mengangkut 230 juta penumpang dengan armada 2.000 pesawat terbang.
oneworld dipilih sebagai aliansi maskapai penerbangan terbaik dalam 2004 Business Traveller Awards dan World's Leading Airline Alliance dalam 2004 World Travel Awards.
ANGGOTA ALIANSI GLOBAL
Dari data yang diperoleh April 2009, maskapai yang tergabung dalam aliansi global adalah :
| Anggota yang Tergabung Dalam Aliansi Global | |||||
| | Star | SkyTeam | OneWorld Aliance | ||
| | Anggota | Th.masuk | Anggota | Th.masuk | Anggota |
| | Air | 1997 | Aeroflot | 2006 | |
| Anggota | Air | 1999 | Aeroméxico | 2000 | |
| Penuh | All | 1999 | Air France/KLM | 2000/2004 | |
| | Asiana Airlines | 2003 | Alitalia | 2001 | |
| | Austrian Airlines | 2000 | Continental Airlines | 2004 | |
| | bmi | 2000 | | ||
| | EgyptAir | 2008 | Czech Airlines | 2001 | |
| | | 2003 | Delta Air Lines | 2000 | |
| | Lufthansa | 1997 | Korean Air | 2000 | |
| | Scandinavian Airlines System | 1997 | Northwest Airlines | 2004 | |
| | | 2000 | | | |
| | South African Airways | 2006 | | | |
| | Spanair | 2003 | | | |
| | Swiss International Air Lines | 2006 | | | |
| | TAP | 2005 | | | |
| | Thai Airways International | 1997 | | | |
| | United Airlines | 1997 | | | |
| | US Airways | 2004 | | | |
| | Varig | 1997 | | | |
| Anggota | 2004 | | | | |
| Regional | Blue1 disponsori SAS | 2004 | | | |
| | Croatia Airlines disponsori Lufthansa | 2004 | | | |
| Data : April 2009, diambil dari wikipedia | | | | | |
Peta persebaran anggota aliansi global

Gambar. Airline
KESIMPULAN
Dari data-data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa :
1. Aliansi yang terbesar didunia adalah Star Alliance
2. Maskapai terbesar dalam Star Alliance adalah Lufthansa karena merupakan maskapai penerbangan terbesar di Eropa berdasarkan jumlah penumpang yang diangkut.
Armada Lufthansa
| Pesawat | Jumlah | Penumpang
| Rute |
| 14 | 280* | dan Timur Tengah | |
| 20
| 126* | Frankfurt dan Eropa, Afrika Utara | |
| 36
| 150* | Frankfurt dan | |
| 31
| 182* | Frankfurt dan | |
| 13
| 221 (8/48/165) | Frankfurt dan Timur Tengah dan di beberapa rute Frankfurt-Munich | |
| 28 | 247 (8/42/197) | Frankfurt dan | |
| 19
| 306 (8/60/238) | Frankfurt dan juga digunakan di beberapa rute Frankfurt-Munich | |
| (15 pesanan)
| 555 | Kemungkinan Frankfurt ke Amerika Utara, | |
| 18 | 93* | | |
| 33 | 127* | | |
| 30 | 111* | | |
| 30 | 344 (16/66/270) | dan | |
| (20 pesanan)
| lebih dari 400 kursi | Kemungkinan Frankfurt ke Timur Tengah, | |
| 26 | 50* | | |
| 22 | 70* | | |
| 12
| 84* | | |
| (30 pesanan) | | |
*Kelas Pertama diberikan di beberapa penerbangan internasional.
*Jumlah kursi Kelas Bisnis pesawat jarak pendek sesuai permintaan.
3. Maskapai terbesar dalam SkyTeam Alliance adalah Air France karena maskapai ini telah mengangkut 43.3 juta penumpang dan memiliki pendapatan seluruhnya € 12.53 milyar.
Armada Air
| Pesawat | Jumlah | Penumpang
| Rute | Keterangan |
| 18 | 118*
| Jarak pendek-menengah
| | |
| 39 | 133* - 136*
| Jarak pendek-menengah
| (7 pesanan Air Algerie) | |
| 6 | 79 (28/51) | Layanan Khusus | Dilengkapi dengan kursi goyang | |
| 68
| 160* - 166*
| Jarak pendek-menengah
| | |
| 15 | 196* - 200*
| Jarak pendek-menengah
| | |
| 16 | 222 (40/182) | Jarak jauh
| | |
| 19 | 272 (36/236)
| Jarak jauh
| | |
| (12 orders)
| 538 (9/80/449) [18] | Jarak jauh | ||
| 10 | 433 (39/394)
| Jarak jauh
| Akan dikeluarkan
| |
| 25 | 264 (4/49/211) | Jarak jauh
| | |
| 25
| 310 (8/67/235)
| Jarak jauh
| Pengguna pertama |
*Pesawat jarak pendek mengatur jumlah kursi L'Espace Affaires berdasarkan permintaan.
4. Maskapai terbesar dalam OneWorld Alliance adalah Qantas karena merupakan maskapai tertua ketiga di dunia dan maskapai tertua yang beroperasi menggunakan nama aslinya serta terpilih menjadi maskapai penerbangan terbaik kelima di dunia berdasarkan penelitian Skytrax pada tahun 2007.
Armada Qantas
| Pesawat | Jumlah | Penumpang
| Rute | Keterangan |
| 2
| 235 (- /36/ - /199) | Shanghai, | Menggantikan beberapa rute 747-300 pada awal 2009 | |
| 10 | 297 (- /30/ - /267) | | Menggantikan beberapa rute 747-300 pada awal 2009 | |
| 3 (20 pesanan) | 450 (14/72/32/332) | Rute Kangguru, Amerika Utara | Beroperasi: Agustus 2008
| |
| 11 | 117 (- / - / - /117) | Domestik | QantasLink, dioperasikan oleh National Jet Systems | |
| 5 | 128 (- /16/ - /112) | Domestik Selandia Baru | Pesawat penganti: Boeing 737-800 (dioperasikan oleh Jetconnect) | |
| 24 | 142 (- /16/ - /126) | Domestik, Domestik Selandia Baru, Oseania | Pesawat pengganti: Boeing 737-800 (3 dioperasikan oleh Jetconnect) | |
| 33
| 168 (- /12/ - /156) | Domestik, Oseania | Menggantikan Boeing 737-400 | |
| 4 | 450 (- /52/ - /398) | Domestik (antara Sydney/Melbourne ke | Dikeluarkan pada Desember 2008, digantikan oleh A330-200 | |
| 24 | 353 (14/52/32/255)
| Eropa, Asia, Afrika, Amerika Utara, | | |
| 6 | 345 (14/66/ - /265)
| | Pengguna pertama | |
| 29 | 229 (- /25/ - /204)
| Domestik, Oseania, | Pesawat pengganti: Boeing 787-9 | |
| (15 pesanan) | | Domestik, Oseania, | Menggantikan: Boeing 767-300ER | |
| (50 pesanan)
| | Domestik, Oseania, | Menggantikan: Boeing 767-300ER | |
| 9 | 39 (- / - / - /39) | Domestik | Dioperasikan oleh Eastern Australia Airlines | |
| 5 | 39 (- / - / - /39) | Domestik | Dioperasikan oleh Eastern Australia Airlines dan Sunstate Airlines | |
| 16 | 50 (- / - / - /50) | Domestik | Dioperasikan oleh Eastern Australia Airlines dan Sunstate Airlines | |
| 9 | 70 (- / - / - /70) | Domestik | Dioperasikan oleh Sunstate Airlines |
* Kelas Pertama dan Ekonomi Premium ditawarkan di beberapa pesawat
